Beragama itu....

Agama bagiku adalah tameng raksasa yang mampu menjaga diriku untuk tidak berbuat buruk dan melakukan apapun yang sekiranya dapat menyinggung maupun menyakiti mahluk hidup (baca manusia, tumbuh-tumbuhan, dan binatang).

Beragama membuat diriku yakin bahwa ada sesuatu di sana yang mengawasiku, sehingga aku tidak perlu takut ketika aku melakukan sesuatu yang aku anggap benar selama tidak memberikan dampak kerugian materiil dan non-materiil.

Beragama mengajarkan diriku untuk beriman, yaitu sebuah kepercayaan yang sangat kuat bahwa ketika aku mulai terpuruk karena suatu masalah, aku hanya perlu menjalaninya dengan baik, karena aku percaya pada agamaku yang mengajarkan bahwa seorang hamba tidak akan diuji melainkan ia sanggup menanggungnya.

Beragama membuat diriku yakin-seyakin-yakinnya bahwa ketika aku hidup hingga saat ini untuk menjalankan sebuah misi . misi menjadi orang yang baik yang mampu menolong sesame mahluk hidup ketika mereka mengalami kesusahan.

Beragama membuat diriku tidak perlu lagi risau akan masa depanku, "apakah aku akan mendapatkan pendamping hidup yang baik yang mampu menyayangi dan mencintaiku?, apakah nantinya aku bisa menjalani hidup ini dengan bahagia, apakah aku akan mendapatkan pekerjaan yang selama ini aku idam-idamkan,", dan berbagai pengandaian lainnya. Karena, dengan…

Beragama mengajarkan diriku untuk bekerja keras dan pantang menyerah. Karena aku percaya bahwa kita akan menuai hasl jerih payah yang telah kita lakukan.

Beragama mengajarkan diriku bahwa Dia sang Maha Pengasih dan Maha Pemberi rezeki, tidak pernah salah dan tidak pula pernah tertukar dalam setiap memberi rezeki pada tiap-tiap hambanya.

Yang perlu aku lakukan saat ini adalah, semakin menyakini ajaran yang dibawa oleh agama yang telah aku anut sedari kecil hingga saat ini, yakni dengan menjadi seorang manusia yang mampu menyebarkan kebaikan kepada orang lain meskipun hanya melalui senyuman.

semoga di umur selanjutnya hingga tua nanti, kehidupan sepahit apapun tidak akan pernah menodai keyakinanku pada Mu, sang Kholik yang maha membolak-balikkan hati manusia.

Comments

Popular posts from this blog

Wong Jowo ora Njawani (orang Jawa yang tidak terlihat seperti orang Jawa)

Cara Meng-costum Margin 44-33 di Microsoft Word dan Wps Writer

A brief of my experience as a translator